Teknologi IT
Total Tayangan Halaman
Minggu, 05 November 2023
Rabu, 13 September 2017
Microkontroller
Membuat Alarm Pintu Anti Maling Berbasis Arduino dan Sensor PIR

Assalamualaikum.
Salam Sejahtera Untuk Kita Semua Sobat …
Salam Sejahtera Untuk Kita Semua Sobat …
Mencegah memang lebih baik daripada mengobati. Nah, demikian juga dengan keamanan rumah kita. Nah kita nggak mau kan kalau tiba-tiba di malam hari ada pencuri/maling yang memasuki rumah kita ? Nah hal itu bisa kita cegah dengan membuat sistem keamanan alarm pintu anti maling … !!! Nah pada tutorial ini NP akan menjelaskan bagaimana cara membuat suatu alat keamanan pintu rumah berbasis Arduino dan sensor PIR. Monggo disimak sob …
.
Pada awalnya, mari kita berkenalan dengan sensor PIR (Pasive Infra Red).PIR sensor adalah suatu sensor infra merah yang mampu mendeteksi suatu pergerakan objek. Sensor ini akan mengeluarkan output berupa logic HIGH saat ada objek bergerak terdeteksi, dan outputnya berupa logic LOW saat tidak ada objek yang bergerak. Sensor ini mirip sensor yang biasa dipasang di pintu mall-mall dan pada kipas otomatis. Jadi pada intinya PIR sensor adalah sensor untuk mendeteksi pergerakan objek.
Ini adalah simulasi pemasangan sensor PIR nya. Sensor PIR ini kita kita Pasang di belakang pintu. Gunanya untuk mendeteksi apabila ada maling/pencuri masuk lewat pintu.
Komponen yang perlu kita persiapkan yakni :
- 1 buah Arduino (bisa UNO, NANO, MEGA, dll, bisa didapat Di Sini)
- 1 buah PIR Sensor (Bisa didapat Di Sini)
- 1 buah Buzzer
- 1 buah Toggle Switch (Bebas bisa pakai saklar apa saja, asal model toggle ON/OFF)
- Software Arduino IDE (Jika belum punya, maka download Di Sini)
Lalu silahkan dirangkai sesuai dengan skema berikut ini :

Keterngan Rangkaian :
Bisa Menggunakan Segala Jenis Arduino (UNO, NANO, MEGA, MINI, dll), Tinggal cocokkan Saja Pin-Pin nya.
Kaki Output PIR Sensor ===> pin 2 Arduino
Kaki Output Buzzer ===> pin 3 Arduino
Kaki Output Switch/Saklar ===> pin 4 Arduino
Setelah itu, silahkan upload program seperti di bawah ini pada software Arduino IDE milik sobat :
/* -- Project Alarm Pintu Anti Maling Berbasis Arduino --- */ /* ----------- Dibuat oleh : M. Nofgi Y.P.U.------------ */ /* ----------- www.nofgipiston.wordpress.com ---------- */ /* ----------- NF-308 SHOP, Arduino Workshop --------- */ //inialisasi pin PIR sensor const int pinPir = 2; //inialisasi pin buzzer const int pinBuzzer = 3; //inialisasi pin saklar const int pinTombol = 4; //inialisasi nilai awal state int state = 0; void setup() { //inialisasi status I/O masing2 pin pinMode(pinPir, INPUT); pinMode(pinBuzzer, OUTPUT); pinMode(pinTombol, INPUT); //inialisasi nilai awal masing2 pin digitalWrite(pinPir, LOW); digitalWrite(pinTombol, LOW); } void loop() { //jika saklar dinyalakan, maka if (digitalRead(pinTombol) == HIGH) { //buzzer/alarm mati digitalWrite(pinBuzzer, LOW); } //jika saklar dimatikan, maka else { //jika nilai state = 0, maka if (state == 0) { //buzzer/alarm mati digitalWrite(pinBuzzer, LOW); } //jika nilai state = 1, maka else if (state == 1) { //buzzer / alarm menyala digitalWrite(pinBuzzer, HIGH); } //jika PIR mendeteksi ada oarng/objek, maka if (digitalRead(pinPir) == HIGH) { //niali state menjadi = 1, dan buzzer/alarm berbunyi state = 1; } } }
Nah, kali ini adalah video demonstrasi projectnya :
Penjelasan singkat dari program ini yakni :
//inialisasi nilai awal state int state = 0;
Maksud dari program di atas yakni seperti ini. PIR sensor akan mengeluarkan output logic HIGH jika mendeteksi suatu pergerakan, dan akan kembali mengeluarkan logic LOW jika sudah tidak terdeteksi adanya pergerakan. Olah karena itu, NP membuat sebuah variabel yang bernama “state”. Dimana nilai awal dari variabel ini adalah = 0 , sehingga alarm/buzzer tidak akan berbunyi, karena jika nilai variabel state = 0 , maka pinBuzzer akan bernilai LOW dan buzzer pun mati, seperti pada baris program berikut ini :
if (state == 0) { //buzzer/alarm mati digitalWrite(pinBuzzer, LOW); }
Nah saat PIR mendeteksi adanya pergerakan suatu objek, maka PIR sensor akan mengubah nilai state menjadi =1 , sehingga alarm/buzzer pun menyala terus menerus. Seperi yang dijelaskan oleh program sebagai berikut :
if (digitalRead(pinPir) == HIGH) { //niali state menjadi = 1, dan buzzer/alarm berbunyi state = 1; }
Nah, alarm/buzzer baru mau mati saat sklar kita aktifkan. Saklar ini akan menghubungkan 5V ke salah satu pin Arduino sebagi input. Nah saat saklar aktif, maka kondisi state pun menjadi =0 , dan otomatis alarm/buzzer pun mati.
//jika saklar dinyalakan, maka if (digitalRead(pinTombol) == HIGH) { //buzzer/alarm mati digitalWrite(pinBuzzer, LOW); }
Jadi alarm/buzzer akan mati terus selama saklar aktif, sedangkan jika saklar dinonaktifkan, maka alarm/buzzer akan hidup sesuai dengan konsisi PIR sensor.
Jadi kerja alat ini yakni akan berbunyi terus apabila sensor mendeteksi ada objek yang memasuki pintu. Alarm berupa buzzer ini akan terus menerus berbunyi. Alarm baru bisa mati jika saklar dimatikan. Saklar ini bersifat aktif HIGH, jadi dia menyalurkan arus 5V (logic HIGH) ke pin 4 Arduino.
Silahkan berkreasi tanpa batas
.
Jumat, 08 September 2017
IT Support
Job Desk Seorang IT Support
Job Desk Seorang IT Support Hari Ini | Update | Hari ini saya akan menunjukan apa saja Job Desk seorang IT Support di tempat saya bekerja. Berdasarkan pengalaman bekerja di dua tempat berbeda, biarpun bukan tempat yang sesuai untuk seorang IT, tapi pasti banyak kantor yang sekarang memiliki IT divisi atau staf biar cuma satu pegawai.
Job Desk IT Support
untuk IT staf yang harus dimiliki adalah waktu karena itu sangat penting, Manager saya pernah bilang "waktu adalah bagaimana kita mengatur jadwal sampai 6 bulan ke depan" jadi selalu gunakan rencana dan jadwal dengan sangat detail.
Seperti saat dinas luar kota atau me-maintenance komputer di tepat kita bekerja, selalu pastikan perlengkapan yang akan di bawa dan juga jangan lupa untuk membuat catatan dan cara penanganannya atau solusi mengatasi masalah tersebut.
Tugas
Yang terpenting untuk IT adalah tugas yang harus di lakukan atau To Do List maka saya membagi tugas menjadi dua yaitu :
1. Primer
Tugas ini seperti membuat jadwalmaintenance atau perawatan hardware untuk tiap hari. Jika kita memiliki beberapa divisi di tempat kerja kita aturlah jadwal dengan menggunakan form yang kita buat sendiri atau bisa dengan secara online sepertiteuxduex agar kita tidak lupa.
Divisi
- Untuk tiap divisi atau bagian di kantor bisa mengatur Anti Virus agar bisa Update karena ini sangat penting terlebih yang menggunakan Anti Virus berbayar ( Commercial )
- Setelah itu Software Update juga harus di perhatikan karena tiap komputer memliki tanggal update sendiri, jika menggunakan software bajakan matikan Updatenya agar tidak terjadi masalah dengan software yang kita gunakan
- Jangan lupa Tinta Printer juga di awasi karena kita harus punya stok untuk tinta terlebih yang masih menggunakan printer tinta inject / modif atau infus
- Jangan lupa untuk selalu cek kabel jaringan mulai dari RJ45, Kabel UTP masih bagus atau tidak, dan LAN Card jika komputer menggunakanya, juga di cek
Tiap IT staf pasti harus bisa administrasi, karena ini juga tugas seorang IT support yang harus memiliki administrasi yang baik dan mudah di baca tentunya
Jika atasan kita mulai bertanya tentang kegiatan kita atau jumlah PC (personal computer) yang rusak atau adakah laptop yang masih bisa di gunakan?
Maka kita sudah siap dengan data yang ada, silahkan baca postingan saya tentangAdministrasi.
2. Sekunder
Adalah tugas saat kita dibutuhkan, ini adalah tugas ndadak, biasanya untuk aplikasi program di windows tidak bisa di buka atau error komputer atau juga printer yang macet, jadi tiap telp di ruangan kita berdering selalu siap dengan semua perlengkapan.
Hardware Trouble
Semua IT support paling sering berurusan dengan yang namanya hardware dan pasti tidak asing lagi, agar lebih mudah dalam mengatasi troubleshooting terutama komputer bisa belajar tips dan trik troubleshooting sederhana untuk komputer.
SPMB / RK
Atau Surat Permintaan Barang ini juga tugas seorang IT support selain hardware dan software kita juga harus siap dengan dokumen ini "permintaan barang". Bentuk surat permintaan barang ini sangat bervariasi, tergantung dari sistem perusahaan yang berjalan, dan semua berhubungan dengan Divisi Purchasing dan juga Akunting, jadi pastikan jangan mencari musuh dengan divisi purchasing / pembelian dan juga akunting, karena bisa saja barang yang di pesan bisa lama keluarnya / datang. Untuk beberapa perushaan ada yang permintaan barang IT masuk kedalam kategori teknik, itu karena setiap permintaan elektronik harus masuk ke program, kalo menurut saya itu salah karena IT dan Teknik berbeda divisi.
Laporan
Untuk sebagian Staff IT membuat laporan untuk kegiatan harian adalah sangat tidak mungkin, karena hanya ada satu IT Support jadi saya membuat laporan bulanan, selama satu bulan saya membuat dokumen mengenai kerusakan, maintenance, dan juga stok dari perlengkapan IT untuk kantor atau perusahaan.
Untuk laporan harian ke manager saya biasanya membuat manual desk untuk di tanda tangani, jadi dalam sehari Manager tahu kegiatan dan komplain yang berjalan, sedangkan laporan rincian lengkap saya berikan dalam satu bulan silahkan cek postingan saya tentang Administrasi.
Perusahaan yang sekarang memperkerjakan saya tidak terlalu peduli dengan bentuk laporan IT karena dianggap tidak berguna atau sia - sia, padahal secara profesional, pekerjaan IT Support harus ada history dan recordnya karena suatu saat jobdesk IT bisa menjadi sebuah jasa profesional seperti dokter, pengacara atau divisi khusus.
3. Pheriperal
Untuk beberapa perusahaan terdapat perlengkapan yang juga masuk kategori sebagai tugas IT Support diantaranya :
CCTV
Sebenarnya CCTV atau kamera juga tugas IT Support untuk maintenance, karena berhubungan juga dengan IP Address.
Projector
Kebanyakan kantor memiliiki ruang Meeting yang pasti ada perlengkapan elektronik seperti projektor dan juga webcam, di kantor saya terdapat webcam dan juga projektor untuk meeting dengan kantor cabang lain, jadi bisa meeting secara teleconference tanpa repot datang ke kantor pusat, tugas IT Support adalah memastikan keadaan dari projektor dan webcam tersebut berfungsi dengan baik.
Mungkin itu saja yang bisa saya berikan untuk job desk IT Support, sebenarnya masih banyak Job Desk IT yang lain.
Langganan:
Komentar (Atom)





