Total Tayangan Halaman

Rabu, 13 September 2017

Microkontroller

Membuat Alarm Pintu Anti Maling Berbasis Arduino dan Sensor PIR

img_20161212_223241
Assalamualaikum.
Salam Sejahtera Untuk Kita Semua Sobat …
Mencegah memang lebih baik daripada mengobati. Nah, demikian juga dengan keamanan rumah kita. Nah kita nggak mau kan kalau tiba-tiba di malam hari ada pencuri/maling yang memasuki rumah kita ? Nah hal itu bisa kita cegah dengan membuat sistem keamanan alarm pintu anti maling … !!! Nah pada tutorial ini NP akan menjelaskan bagaimana cara membuat suatu alat keamanan pintu rumah berbasis Arduino dan sensor PIR. Monggo disimak sob … 😀 .
Pada awalnya, mari kita berkenalan dengan sensor PIR (Pasive Infra Red).PIR sensor adalah suatu sensor infra merah yang mampu mendeteksi suatu pergerakan objek. Sensor ini akan mengeluarkan output berupa logic HIGH saat ada objek bergerak terdeteksi, dan outputnya berupa logic LOW saat tidak ada objek yang bergerak. Sensor ini mirip sensor yang biasa dipasang di pintu mall-mall dan pada kipas otomatis. Jadi pada intinya PIR sensor adalah sensor untuk mendeteksi pergerakan objek.

Ini adalah simulasi pemasangan sensor PIR nya. Sensor PIR ini kita kita Pasang di belakang pintu. Gunanya untuk mendeteksi apabila ada maling/pencuri masuk lewat pintu.
Komponen yang perlu kita persiapkan yakni :
  • 1 buah Arduino (bisa UNO, NANO, MEGA, dll, bisa didapat Di Sini)
  • 1 buah PIR Sensor  (Bisa didapat Di Sini)
  • 1 buah Buzzer
  • 1 buah Toggle Switch (Bebas bisa pakai saklar apa saja, asal model toggle ON/OFF)
  • Software Arduino IDE (Jika belum punya, maka download Di Sini)


Lalu silahkan dirangkai sesuai dengan skema berikut ini :
alarm-pir_bb

Keterngan Rangkaian :

  • Bisa Menggunakan Segala Jenis Arduino (UNO, NANO, MEGA, MINI, dll), Tinggal cocokkan Saja Pin-Pin nya.

  • Kaki Output PIR Sensor ===> pin 2 Arduino

  • Kaki Output Buzzer ===> pin 3 Arduino

  • Kaki Output Switch/Saklar ===> pin 4 Arduino



Setelah itu, silahkan upload program seperti di bawah ini pada software Arduino IDE milik sobat :

/* -- Project Alarm Pintu Anti Maling Berbasis Arduino --- */
/* ----------- Dibuat oleh : M. Nofgi Y.P.U.------------ */
/* ----------- www.nofgipiston.wordpress.com ---------- */
/* ----------- NF-308 SHOP, Arduino Workshop --------- */

//inialisasi pin PIR sensor
 const int pinPir = 2;
 //inialisasi pin buzzer
 const int pinBuzzer = 3;
 //inialisasi pin saklar
 const int pinTombol = 4;

//inialisasi nilai awal state
 int state = 0;

void setup()
 {
  //inialisasi status I/O masing2 pin
  pinMode(pinPir, INPUT);
  pinMode(pinBuzzer, OUTPUT);
  pinMode(pinTombol, INPUT);

//inialisasi nilai awal masing2 pin
  digitalWrite(pinPir, LOW);
  digitalWrite(pinTombol, LOW);
 }

void loop()
 {
  //jika saklar dinyalakan, maka
  if (digitalRead(pinTombol) == HIGH)
  {
  //buzzer/alarm mati
  digitalWrite(pinBuzzer, LOW);
  }

//jika saklar dimatikan, maka
  else
  {
  //jika nilai state = 0, maka
  if (state == 0)
  {
  //buzzer/alarm mati
  digitalWrite(pinBuzzer, LOW);
  }

//jika nilai state = 1, maka
  else if (state == 1)
  {
  //buzzer / alarm menyala
  digitalWrite(pinBuzzer, HIGH);
  }

//jika PIR mendeteksi ada oarng/objek, maka
  if (digitalRead(pinPir) == HIGH)
  {
  //niali state menjadi = 1, dan buzzer/alarm berbunyi
  state = 1;
  }
  }
 }

Nah, kali ini adalah video demonstrasi projectnya :


Penjelasan singkat dari program ini yakni :
//inialisasi nilai awal state
 int state = 0;
Maksud dari program di atas yakni seperti ini. PIR sensor akan mengeluarkan output logic HIGH jika mendeteksi suatu pergerakan, dan akan kembali mengeluarkan logic LOW jika sudah tidak terdeteksi adanya pergerakan. Olah karena itu, NP membuat sebuah variabel yang bernama “state”. Dimana nilai awal dari variabel ini adalah = 0 , sehingga alarm/buzzer tidak akan berbunyi, karena jika nilai variabel state = 0 , maka pinBuzzer akan bernilai LOW dan buzzer pun mati, seperti pada baris program berikut ini :
if (state == 0)
 {
 //buzzer/alarm mati
 digitalWrite(pinBuzzer, LOW);
 }

Nah saat PIR mendeteksi adanya pergerakan suatu objek, maka PIR sensor akan mengubah nilai state menjadi =1 , sehingga alarm/buzzer pun menyala terus menerus. Seperi yang dijelaskan oleh program sebagai berikut :
if (digitalRead(pinPir) == HIGH)
 {
 //niali state menjadi = 1, dan buzzer/alarm berbunyi
 state = 1;
 }

Nah, alarm/buzzer baru mau mati saat sklar kita aktifkan. Saklar ini akan menghubungkan 5V ke salah satu pin Arduino sebagi input. Nah saat saklar aktif, maka kondisi state pun menjadi =0 , dan otomatis alarm/buzzer pun mati.
//jika saklar dinyalakan, maka
 if (digitalRead(pinTombol) == HIGH)
 {
 //buzzer/alarm mati
 digitalWrite(pinBuzzer, LOW);
 }
Jadi alarm/buzzer akan mati terus selama saklar aktif, sedangkan jika saklar dinonaktifkan, maka alarm/buzzer akan hidup sesuai dengan konsisi PIR sensor.

Jadi kerja alat ini yakni akan berbunyi terus apabila sensor mendeteksi ada objek yang memasuki pintu. Alarm berupa buzzer ini akan terus menerus berbunyi. Alarm baru bisa mati jika saklar dimatikan. Saklar ini bersifat aktif HIGH, jadi dia menyalurkan arus 5V (logic HIGH) ke pin 4 Arduino.
Silahkan berkreasi tanpa batas😀 .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar